| No | GOLD | SILVER | BRONZE | SUM TOTAL | |
| 1 | INDONESIA | ||||
| 2 | THAILAND | ||||
| 3 | VIETNAM | 4 | MALAYSIA | ||
| 5 | SINGAPORA | ||||
| 6 | PHILIPINA | ||||
| 7 | MYANMAR | ||||
| 8 | LAOS | ||||
| 9 | CAMBOJA | ||||
| 10 | TIMOR LESTE | ||||
| 11 | BRUNEI DARUSALLAM |
| No | GOLD | SILVER | BRONZE | SUM TOTAL | |
| 1 | INDONESIA | ||||
| 2 | THAILAND | ||||
| 3 | VIETNAM | 4 | MALAYSIA | ||
| 5 | SINGAPORA | ||||
| 6 | PHILIPINA | ||||
| 7 | MYANMAR | ||||
| 8 | LAOS | ||||
| 9 | CAMBOJA | ||||
| 10 | TIMOR LESTE | ||||
| 11 | BRUNEI DARUSALLAM |
![]() |
| Add caption |
1.Nomor atom helium adalah 2, artinya setiap atom helium memiliki dua proton.
2.Unsur helium memiliki titik lebur dan titik didih yang terendah, sehingga helium keberadaannya sebagai gas
kecuali dalam kondisi ekstrim.
3.Helium adalah unsur kedua paling ringan.
4.Helium adalah unsur kedua paling berlimpah di alam semesta, meskipun hal itu kurang umum.
5.Helium tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak beracun, dan inert.
6.Helium kebanyakan diperoleh dari ekstrasksi gas alam.
7.Helium merupakan gas mulai paling reaktif kedua (setelah neon).
8.Helium adalah monoatomik dalam kondisi standar.
9.Menghirup helium sesaat membuat perubahan pada suara seseorang. Meskipun helium tidak beracun, dapat mengakibatkan sesak napas karena kekurangan oksigen.
10.Bukti keberadaan helium dapat dilihat dari pengamatan garis spektral kuning dari sinar matahari.
Air memiliki beberapa sifat kimiawi yang cukup istimewa, dimana setiap molekul air terbentuk dari penggabungan antara atom hidrogen dan atom oksigen yang keduanya jika dalam keadaan bebas merupakan dua unsur yang memiliki sifat sangat berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan air (itulah perbedaan antara sifat yang disebabkan karena reaksi kimi dan yang disebabkan karena reaksi fisika). Hidrogen adalah salah satu unsur gas yang sangat mudah terbakar, sementara oksigen adalah unsur yang bersifat membakar, tidak ada pebakaran yang terjadi tanpa bereaksi dengan oksigen. Hasil dari ikatan antara atom hidrogen dan atom oksigen terbentuklah senyawa H2O atau yang kita kenal dengan nama molekul air. Jika kita bandingkan antara molekul air dan kedua gas penyusunnya (hidrogen dan oksigen) tentu sangat berbeda, kedua unsur penyusun air bersifat mudah terbakar dan sebagai pelaku pemembakaran sementara air bersifat lebih lebih moderat.
a. Tahap awal stoikiometri
Di awal kimia, aspek kuantitatif perubahan kimia, yakni stoikiometri reaksi kimia, tidak mendapat banyak perhatian. Bahkan saat perhatian telah diberikan, teknik dan alat percobaan tidak menghasilkan hasil yang benar.
Salah satu contoh melibatkan teori flogiston. Flogistonis mencoba menjelaskan fenomena pembakaran dengan istilah “zat dapat terbakar”. Menurut para flogitonis, pembakaran adalah pelepasan zat dapat etrbakar (dari zat yang terbakar). Zat ini yang kemudian disebut ”flogiston”. Berdasarkan teori ini, mereka mendefinisikan pembakaran sebagai pelepasan flogiston dari zat terbakar. Perubahan massa kayu bila terbakar cocok dengan baik dengan teori ini. Namun, perubahan massa logam ketika dikalsinasi tidak cocok dengan teori ini. Walaupun demikian flogistonis menerima bahwa kedua proses tersebut pada dasarnya identik. Peningkatan massa logam terkalsinasi adalah merupakan fakta. Flogistonis berusaha menjelaskan anomali ini dengan menyatakan bahwa flogiston bermassa negatif.
Pengertian Bilangan Oksidasi
Dengan bilangan oksidasi akan mempermudah dalam pengerjaan reduksi atau oksidasi dalam suatu reaksi redoks.
Kita akan membuat contoh dari Vanadium. Vanadium membentuk beberapa ion, V2+ dan V3+. Bagaimana ini bisa terjadi? Ion V2+ akan terbentuk dengan mengoksidasi logam, dengan memindahkan 2 elektron:
![]()
![]()
Vanadium kini disebut mempunyai biloks +2.
Pemindahan satu elektron lagi membentuk ion V3+:
![]()
![]()
Vanadium kini mempunyai biloks +3.
Pemindahan elektron sekali lagi membentuk bentuk ion tidak biasa, VO2+.
![]()
![]()
Biloks vanadium kini adalah +4. Perhatikan bahwa biloks tidak didapat hanya dengan menghitung muatan ion (tapi pada kasus pertama dan kedua tadi memang benar).
Bilangan oksidasi positif dihitung dari total elektron yang harus dipindahkan-mulai dari bentuk unsur bebasnya.
Selain tentang tauhid, hukum-hukum, dan kisah-kisah, al-qur’an menyimpan banyak hal menarik di dalamnya. Dari sekian banyak bukti-bukti empiris tentang kebenaran al-qur’an, masih banyak rahasia-rahasia dalam al-qur’an yang mungkin belum bisa terpecahkan. Prediksi tentang beberapa kejadian di masa depan termaktub dalam al-Qur’an. Hal ini termasuk fakta-fakta sains dalam al-Qur’an yang memperkuat kenyataan bahwa al-Qur’an benar-benar didesain oleh sesuatu yang Maha Hebat dan Maha Mengetahui atas segala sesuatu yaitu Allah SWT.

(tentang gambar: botol kecil yang berisi ultrapure Hydrogen gas . Hidrogen menjadi violet ketika terionisasi)
Sebelum membahas Fakta lebih dalam, kita bahas lebih dahulu biodata tentang hidrogen, Siapa sih Hidrogen itu? ![]()
HIDROGEN
No atom : 1
Simbol Hidrogen: H
No massa: 1,0079
Penamuan hidrogen: Cavendish, 1766. Hidrogen dipersiapkan selama bertahun-tahun sebelum diakui sebagai unsur yang berbeda.
Konfigurasi Elektron Hidrogen: 1s 1