Renungan sederhana

hello blogger... sudah lama nih saya tidak posting di blog ini. mungkin udah usang kali yak ini blog. hehe.. untuk postingan kali ini saya ada sedikit renungan sederhana untuk kalian semua.... mungkin udah pasaran sih renungannya. tapi semoga bermanfaat.. oke tanpa menunggu lama langsung aja.... cekidot! kalian pernah gak sih ngerasain kalo masa depan itu di pikirinnya nanti aja kalo udah dekat dengan waktu nya? pernah gak sih kalian susah untuk berkhayal jadi apakah kalian nanti di masa depan? pernah ngerasa masa depan itu gak penting? atau pernah berfikir semua nya di pikirin nanti aja. toh ada masanya nikmatin aja dulu yang ada sekarang? yap jika kalian pernah ngerasain itu semua mungkin renungan ini sangat tepat untuk kalian. coba deh kalian renungi kalimat ini "orang tua mungkin memang sudah tua, dan anak muda mungkin akan di bilang masih muda, tapi orang tua sudah pernah muda, kalo anak muda? belum tentu bisa tua. jadi, kalo seperti itu masih mau menyia-nyiakan masa muda kalian?" dan "apa yang kamu lakukan hari ini adalah apa yang kamu "menjadi" pada masa yang mendatang. gunakan selalu akal sehat, jangan sembarangan berulah". mungkin dua kalimat itu yang bisa kita jadikan renungan dalam hidup kita. sebenernya apa sih yang membuat anak muda tidak memikirkan masa depan? menurut saya nih ya ada beberapa faktor yaitu. kekayaan orang tuanya, dengan mempunyai orang tua yang sangat mapan biasanya anak itu berfikir "toh gue gak kerja bisa dapet warisan yang banyak dari mereka jadi buat apa susah?" pernyataan yang salah menurut saya karena apa? harta cuma numpang lewat bro coba deh kalian pikirin lagi, mau masa depan suram? nauzubillah deh. kalo bukan faktor orangtua ada juga faktor yang paling sering yaitu "teman sepermainan" ini musuh yang paling jahat di dunia ini. karena apa? ada pepatah yang bilang seperti ini "jika kalian bermain dengan tukang minyak wangi, ya kalian akan kecipratan bau wangi dari minyak wangi nya. jika kalian bermain dengan tukang las, maka kalian baju kalian akan bolong juga karena efek las" jadi bukan berarti kita memilih-milih teman tapi kalo teman itu membawa pengaruh buruk ya mungkin kita cukup kenal saja. selain dua faktor di atas apakah masih ada faktor lain yang membuat kita tidak bisa melihat masa depan kita? ada satu lagi nih menurut saya yaitu ada orang lain yang tidak ikhlas dan ridho melihat kita sukses nantinya. bukan berarti orang ini iri ya.. mereka tidak ikhlas dan ridho karena mereka takut kalian jatuh di atas kesuksesan tanpa bekal ilmu agama yang cukup... naaaaaaaaaahhhhh ini yang menjadi belenggu kalian semua. ini yang mau saya jadikan renungan ke kalian semua. oke langsung saja. mungkin kita paling sering melakukan kesalahan atau keburukan kepada orangtua kita. terutama dengan ibu kita.... kalo gak percaya mungkin coba kita lakukan pembuktian. saat kita di kandung oleh orangtua kita di dalam perutnya, kita selalu di bawa kemana-mana oleh dirinya padahal kalian berat loh. tapi coba sekarang saat kalian sudah ada di dunia? mungkin kalian malu jika membawa ibu kalian ke tempat kalian ingin datangi. betul tidak? saat kalian di ajari berjalan. ibu selalu sabar hingga kalian bisa berjalan. tapi saat kalian bisa berjalan? kalian asik pergi dengan teman kalian dan membuat ibu kalian khawatir. betul tidak? saat kalian sakit. mungkin ibu orang pertama yang tidak bisa tidur karena khawatir dengan keadaan kalian? tapi setelah kalian sehat? mungkin kalian tidak mau menolong ibu kalian kesusahan. betul tidak? saat kalian kecil kalian selalu di antarkan kemana pun kalian pergi. saat kalian sudah SMA/Kuliah kalian tidak ingin di antar orang tua kalian dengan alasan "mama/papa aku sudah besar, aku malu kalo terus kalian antar" benar tidak? wahai teman-teman ku mungkin itu gambaran yang paling jelas atas yang pernah kita lakukan kepada orang tua kita. padahal coba kalo orang tua kita kaya raya. kalian selalu membanggakan harta mereka. lain halnya jika mereka kekurangan, kalian tidak mau menganggap mereka. apakah ini layak di lakukan oleh seorang anak? menurut saya sih tidak pernah tau gak sih kalian apa yang di lakukan orang tua kalian tiap malam? pernah dengar saat mereka sholat malam dan berdoa di tengah malam? setiap doa mereka pasti ada nama mereka. pasti mereka selalu berdoa "ya allah jadikanlah anak saya menjadi anak yang sholeh dan sholeha ya allah, bimbinglah dia ke jalan yang engkau ridhoi ya allah" . dan apakah doa orang tua kita sudah sejalan dengan apa yang ada pada diri kita? yap belum kan? ini yang menjadi belenggu kita meraih masa depan kita. sampai kapan kita terus sombong dengan diri sendiri? mau sampai kapan membuat orang tua kalian kecewa dengan kehidupan kalian yang tidak kunjung baik? sampai besok? lusa? 1 minggu lagi? atau sampai nanti kalo orang tua kalian sudah tiada? mungkin cuma kalian yang bisa menjawabnya. nah kalo kalian udah tau kesalahan kalian sekarang waktunya ber-istigfar dan perbaiki semuanya. gimana cara supaya cita-cita kalian dapat terwujud? saya punya beberapa tips 1.perbaiki diri kalian. agar semua orang ridho melihat kalian sukses 2.tetapkan pilihan, jadi apa? kapan? tulis dengan sejelas-jelasnya kenapa? karena kalo coba kita ambil contoh : kalian ke bandara dan kalian bilang ke tempat pembelian karcis "mba saya mau beli tiket?" pasti dia menjawab tidak ada. lain hal jika kalian berkata "mba saya mau beli tiket ke ..... jam.....hari......" semakin jelas pasti semakin mudah mendapatkan yang kita inginkan. 3.mintalah restu kepada orangtua kalian karena apa? saya mengutip kalimat ini dari sebuah buku yang berjudul "7 keajaiban rezeki" disana tertulis. selaraskan cita-cita mu dengan orangtua kalian.maka kalian akan mendapat kemudahan karena apa? ridho allah adalah ridho orang tua. jadi jika cita-cita kita selaras dengan cita-cita orang tua maka itu akan menjadi katalis untuk cita-cita kita. semoga bermanfaat sekian.

0 Response to "Renungan sederhana"

Posting Komentar